Ajaran Berharga Sang Guru

Apa itu Buddhisme?


Memahami nilai-nilai welas asih dan kebijaksanaan universal yang diajarkan oleh Buddha.

Terdapat aneka cara untuk menggolongkan ajaran Buddha, salah satunya adalah cara 3 pemutaran roda Dharma. Akan tetapi, tak peduli seberapa pun besarnya variasi dari ajaran-ajaran yang diberikan oleh Buddha, semuanya memiliki satu tujuan yang sama, yaitu menghentikan penderitaan semua makhluk dan menuntun mereka menuju kebahagiaan tertinggi atau sejati. Tidak ada satu pun ajaran Buddha yang tujuannya lain daripada ini.

Dalam ajaran Buddha, ada begitu banyak variasi dan tingkatan karena semua ajaran diberikan dengan tujuan untuk menuntun semua makhluk menuju kebahagiaan sejati dan menghentikan penderitaan mereka; dengan kata lain, tingkatan penderitaan yang harus diatasi dan tingkatan kebahagiaan yang hendak dicapai. Sebagai contoh, pertama-tama kita berbicara tentang kebahagiaan sementara atau kebahagiaan dalam bentuk kelahiran tinggi di dalam samsara, lalu kita bisa berbicara tentang kebahagiaan pasti yang takkan berubah lagi.

Sebagaimana sudah dijelaskan, ada berbagai jenis klasifikasi kebahagiaan dan penderitaan dalam ajaran Buddha. Tidak ada satu pun dari ajaran ini yang tak bertujuan untuk mencapai kebahagiaan, baik itu kebahagiaan sementara maupun kebahagiaan sejati. Semua ajaran Buddha ditujukan semata-mata untuk kedua tujuan ini. Di sisi lain, kita juga bisa mengamati 2 bentuk penderitaan yang hendak diatasi, yaitu penderitaan alam-alam rendah di dalam samsara dan penderitaan  alam-alam tinggi di dalam samsara. Apa artinya? Ini berarti bahwa semua ajaran Buddha, tanpa terkecuali, adalah metode untuk mencapai kebahagiaan, baik kebahagiaan dalam bentuk kelahiran tinggi di dalam samsara maupun kebahagiaan tertinggi, yakni kebahagiaan pasti yang takkan berubah lagi. Semua ajaran Buddha secara logis merupakan metode untuk menghindari penderitaan di alam rendah, penderitaan di alam tinggi, atau seluruh penderitaan samsara. Ini bisa dijabarkan lagi. Misalnya, pertama-tama, ajaran Buddha merupakan metode yang memungkinkan semua makhluk untuk terbebas dari penderitaan di alam rendah. Berikutnya, ajaran Buddha merupakan metode untuk membebaskan diri dari penderitaan samsara secara keseluruhan. Lebih lanjut, ajaran Buddha merupakan metode yang memungkinkan semua makhluk mencapai kebahagiaan pribadi (nirwana pribadi).

Ajaran Buddha merupakan ajaran yang bertahap. Artinya, ketika kita mulai belajar sebagai pemula, kita mengikuti metode-metode dalam ajaran Buddha untuk menghindari penderitaan di alam rendah. Setelah kita berhasil lolos dari penderitaan di alam rendah, maka kita bisa melanjutkan perkembangan ke tahap berikutnya, yaitu semua bentuk penderitaan samsara, termasuk penderitaan di alam tinggi. Kalau kita berniat untuk berkembang lebih jauh lagi, kita bisa membangkitkan niat untuk tak hanya mengatasi penderitaan pribadi, untuk tak hanya beraspirasi mencapai kebahagiaan pribadi.

 

Dikutip dari pembabaran Dharma oleh Guru Dagpo Rinpoche di Prasadha Jinarakkhita, Jakarta, Indonesia, tanggal 20 -21 Desember 2014.

Transkrip lengkap dapat dibaca dalam buku “Lamrim Intisari Tripitaka.”
Buku fisik ini dapat didapatkan di sini. Tersedia juga dalam bentuk ebook di sini.

Dasar Buddhisme

Kebahagiaan bergantung pada kondisi batin kita, yaitu kemampuan kita untuk memiliki kerangka berpikir yang benar, terlepas dari kondisi eksternal. Kebahagiaan berada di tangan kita sendiri.
Apakah belajar Buddhis berarti Anda harus berhenti bekerja dan tidak melakukan aktivitas sehari-hari Anda?
Apakah belajar Buddhis berarti Anda harus berhenti bekerja dan tidak melakukan aktivitas sehari-hari Anda?
Ada berbagai jenis tahapan dan kapasitas berbeda pada setiap makhluk; ada yang lebih kecil, ada yang lebih besar. Bagaimana penjelasan keempat kapasitas ini?
Tentu saja Buddha tak memberikan ajaran yang sama persis dan berulang-ulang selama 45 tahun. Buddha mengadaptasikan dan menyesuaikan ajarannya sedemikian rupa dengan para pendengar atau muridnya.
Buddha awalnya juga sama seperti kita, manusia biasa. Lalu, apa yang harus kita lakukan agar bisa sama seperti Beliau?
Apakah puja bakti, berdana ataupun menolong orang selalu merupakan praktik Dharma?
Memahami lebih mendalam tentang sebab-sebab kebahagiaan dan penderitaan, yaitu Klesha yang menyebabkan kita mengumpulkan Karma.
Menurut Buddhisme, tak ada awal bagi rangkaian kelahiran kita. Kita mengalami kelahiran terus menerus. Adakah jalan keluar untuk mengakhirinya?

Meraih Kebahagiaan

Kadangkala ada orang yang berkecukupan, memiliki banyak harta, teman, dan kerabat, akan tetapi belum tentu orang tersebut bahagia. Sebaliknya, ada orang yang miskin secara materi, namun orang tersebut bahagia. Dimana letak kebahagiaan?
Bagaimana agar kita bisa mendapatkan kebahagiaan di kehidupan mendatang?

Latihan Diri

Apa itu Kesabaran?

Kualitas batin, bergantung kepada keadaan, memiliki kemampuan untuk tetap tenang di hadapan berbagai bentuk kesulitan.