Sebab Berlindung


Agar tindakan berlindung yang sederhana bisa menjadi praktik mengambil perlindungan yang murni, Anda perlu memiliki dua sebab berlindung yang murni. Inilah sebabnya mengapa di antara lima topik berlindung, topik pertama adalah ‘sebab apa yang harus diandalkan ketika mengambil perlindungan.’ Agar praktik berlindung menjadi murni, Anda harus memiliki sebab yang murni di dalam diri Anda selama mengambil perlindungan. Jika Anda tidak menghadirkan secara bersamaan dua sebab berlindung yang murni ini, Anda tetap bisa berlindung, namun itu hanya praktik berlindung yang sederhana.

Secara umum, ada dua jenis perlindungan – pertama, berlindung yang berhubungan dengan semua buddhis; kedua, mengambil perlindungan dengan cara Mahayana. Dua sebab yang dibutuhkan bagi semua buddhis pada umumnya untuk mengambil perlindungan adalah: pertama, takut akan penderitaan di alam rendah atau samsara pada umumnya; kedua, pemahaman bahwa Triratna memiliki kemampuan yang sempurna untuk melindungi Anda dari penderitaan tersebut. Dengan kata lain, jika seseorang memiliki perasaan takut pada kenyataan harus menjalani penderitaan di alam rendah, maka orang tersebut telah memiliki salah satu dari dua sebab berlindung di dalam dirinya. Agar perlindungan seseorang menjadi praktik Mahayana yang selaras dengan kendaraan besar, maka penting untuk menambahkan sebab yang ketiga yaitu welas asih agung –  welas asih di mana Anda merasa bahwa penderitaan para makhluk di alam rendah dan samsara adalah sesuatu yang tak tertahankan. Artinya, ketika Anda sudah bisa merasakan bahwa kemungkinan Anda akan mengalami penderitaan di alam rendah dan Anda menjadi penderita dari berbagai penderitaan di dalam samsara pada umumnya adalah sesuatu yang tak tertahankan bagi Anda sendiri, begitu pula penderitaan makhluk hidup lain juga tak tertahankan, dan itulah yang dimaksud dengan welas asih. Seperti yang telah kita katakan sebelumnya, sebab kedua yang berlaku bagi semua buddhis adalah pendirian yang teguh, yakni jika Anda meletakkan kepercayaan pada Triratna, mereka memiliki kapasitas untuk melindungi Anda dari penderitaan-penderitaan ini.

Anda mungkin bertanya-tanya, mengapa kita perlu merasa takut atau ngeri untuk bisa mengambil perlindungan. Hal ini akan jelas ketika Anda mengamati arti dari kata ‘mengambil perlindungan’ atau ‘berlindung.’ Ketika mengambil perlindungan, Anda mencari perlindungan dari sesuatu; jika Anda tidak merasa butuh terlindungi dari sesuatu, mengapa berlindung? Karena Anda merasa takut akan penderitaan di alam rendah atau samsara pada umumnya, maka Anda mencari metode/cara yang dapat melindungi Anda darinya. Jika Anda tidak merasa takut, sama seperti ketika Anda sedang dalam kesehatan yang sempurna dan tidak sedang sakit, maka tidak perlu untuk mencari dokter. Oleh karena itu, ketika istilah ‘pergi berlindung’ digunakan, Anda mencari perlindungan atau proteksi dari sesuatu; jika tidak ada sesuatu yang menakutkan Anda dan tidak ada resiko terjadi sesuatu yang tidak Anda inginkan, maka tidak perlu mencari beberapa bentuk perlindungan atau mengambil perlindungan. Akan tetapi, karena Anda merasa takut akan sesuatu yang buruk atau sesuatu yang tidak Anda inginkan, maka Anda mencari cara untuk melindungi diri darinya.

 

Transkrip Pembabaran Dharma oleh Guru Dagpo Rinpoche di Kadam Tashi Choe Ling, Kuala Lumpur, Malaysia pada Desember 2003
Transkrip selengkapnya terdapat dalam buku “Berlindung Jld. 1”

Berlindung, Pintu Gerbang Memasuki Ajaran